Grahadi Menyapa Rakyat: Pesta Kemerdekaan ke-80 yang Mengalun dari Doa hingga Tawa

0
16
Foto: (istimewa)

Lsatu.net, Surabaya – Di halaman megah Gedung Negara Grahadi, Surabaya, aroma kemerdekaan tahun ini terasa lebih hangat. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tak sekadar menggelar acara seremonial, melainkan merangkai momen penuh sukacita untuk seluruh lapisan masyarakat.

Sejak Jumat (15/8/2025) hingga Senin (18/8/2025), Grahadi akan menjadi panggung doa, tawa, musik, dan kuliner yang berpadu dalam satu perayaan besar: memperingati 80 tahun Republik Indonesia.

Muhibbin, Analis Kebijakan Ahli Madya Pembina Utama Muda Biro Kesra Pemprov Jatim, menyebut rangkaian acara ini sebagai persembahan hati untuk rakyat.

“Kami ingin masyarakat benar-benar bisa menikmati perayaan kemerdekaan yang ke-80 ini. Bukan sekadar seremoni, tapi sebuah pesta yang bisa dinikmati semua kalangan,” ujarnya dalam acara Teras Informasi di Kantor Dinas Kominfo Jatim, Rabu (13/8/2025).

Rangkaian dimulai dengan nuansa religius. Jumat malam, halaman Grahadi akan bergema lantunan dzikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Masyarakat Jawa Timur, yang dikenal hangat dalam kebersamaan dan kental dengan nilai religius, diajak memanjatkan doa untuk kebaikan, kedamaian, dan kesejahteraan negeri.

“Kami ingin momentum kemerdekaan ini juga menjadi saat untuk memohon kebaikan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,” tutur Muhibbin.

Puncak suasana khidmat itu akan berganti menjadi kegagahan pada Minggu (17/8/2025). Upacara Peringatan HUT ke-80 RI akan digelar di Grahadi, membawa semangat merah putih berkibar di tengah hiruk-pikuk kota.

Namun kemeriahan tak berhenti di situ. Senin (18/8/2025) akan menjadi hari pesta rakyat. Panggung Grahadi akan dihiasi musik dan tawa bersama grup NDX, suara merdu Jihan Audy, hingga kelakar segar Cak Percil, pelawak asal Banyuwangi.

Semua berpadu menjadi pesta rakyat yang merangkul semua usia dari anak kecil yang berlarian di halaman, remaja yang bersorak di depan panggung, hingga orang tua yang duduk menikmati kudapan gratis sambil tersenyum.

“Bukan hanya konser musik, tapi ini adalah pesta yang menghadirkan hiburan, makanan khas, dan kebersamaan,” ungkap Muhibbin penuh semangat.

Untuk memastikan perayaan berjalan lancar, Dinas Perhubungan Provinsi dan Kota Surabaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Farid, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Provinsi Jatim, menjelaskan beberapa ruas jalan akan ditutup, seperti Jalan Tunjungan menuju Grahadi dan jalur dari Siola ke Embong Malang.

Arah menuju Grahadi akan dialihkan melalui Jalan Genteng. “Untuk mendukung kelancaran acara, kami menyiapkan pengalihan arus dan kantong parkir,” jelasnya.

Kantong parkir yang disiapkan tersebar di berbagai titik strategis: Jalan Simang Duku, Taman Apsari, Embong Malang, Jalan Yos Sudarso, Jalan Panglima Sudirman, hingga area parkir mal seperti Surabaya Plaza dan Tunjungan Plaza.

Total, ada sekitar 3.500 unit ruang parkir yang siap menampung kendaraan roda dua maupun empat.

Tiga hari yang akan datang, Grahadi bukan sekadar menjadi saksi sejarah kemerdekaan, tetapi juga rumah sementara bagi tawa, nyanyian, doa, dan rasa syukur.

Sebuah ruang di mana rakyat dan pemimpinnya duduk setara menikmati kemerdekaan yang telah diperjuangkan, sambil menatap masa depan dengan hati yang penuh harap.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini