Lsatu.net, Surabaya – PT Jasa Marga menggelar Apel Persiapan Pelayanan Lebaran Tahun 2026 Wilayah Jawa Timur sebagai bagian dari kesiapan menghadapi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran.
Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (6/2/2026) siang dan dihadiri Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaludin.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pengelola jalan tol dan aparat kepolisian dalam menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama periode mudik.
“Kolaborasi dengan Kakorlantas Polri selama ini sangat baik dan harus terus kita jaga. Pengelolaan jalan tol tidak bisa dilepaskan dari sinergi semua pihak, terutama dalam menjaga keselamatan pengguna jalan,” ujar Rivan.
Ia menyebutkan, hingga saat ini total panjang jalan tol di Indonesia telah mencapai 1.295 kilometer, dengan Jasa Marga mengelola sekitar 70 persen ruas tol nasional. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut kesiapan operasional yang semakin besar, terutama saat momen Lebaran.
Sebagai wujud konkret kolaborasi, Jasa Marga menyiapkan dukungan 101 unit kendaraan patroli baru untuk operasional kepolisian. Pada kesempatan ini, sebanyak 15 kendaraan diserahkan untuk wilayah Jawa Timur, seiring akan difungsikannya ruas tol baru Probolinggo–Besuki yang menjadi perhatian utama pada arus mudik tahun ini.
“Mudah-mudahan tahun ini seluruh kendaraan patroli bisa diserahkan secara bertahap. Targetnya, 68 unit lainnya dapat terealisasi dalam tahun ini,” kata Rivan.
Menurutnya, penambahan kendaraan patroli tersebut semata-mata ditujukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan tol. “Seluruh pengguna jalan tol adalah pelanggan kami yang wajib kami jaga keselamatannya,” tegasnya.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengapresiasi dukungan Jasa Marga dalam memperkuat kesiapan Operasi Ketupat 2026 yang akan segera digelar.
“Alhamdulillah hari ini kami menerima 15 kendaraan patroli. Ini menjadi bukti nyata kolaborasi dan sinergi yang sangat penting dalam menghadapi Operasi Ketupat,” ujar Agus.
Ia mengungkapkan, selama kunjungan kerjanya di Jawa Timur, pihaknya telah melakukan survei jalur, baik di jalan tol maupun non-tol, untuk memastikan kesiapan infrastruktur yang akan dilalui pemudik.
“Tujuan utama survei jalur ini adalah memastikan kondisi jalan, fasilitas pendukung, serta sistem pengamanan benar-benar siap, sehingga masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Apel persiapan ini turut dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi serta Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana. (DK)



