Lsatu.net, Surabaya – Mengawali tahun 2026 dengan kepedulian terhadap lingkungan, ratusan penggiat alam menggelar aksi “Tahun Baru Tanam Pohon Baru” yang berlangsung serentak di berbagai daerah di Indonesia. Di Surabaya, kegiatan ini dipusatkan di Jalan Jurang Kuping, Kelurahan Pakal, Kecamatan Benowo, Kamis (1/1/2026).
Gerakan yang diinisiasi oleh Pecinta Alam Indonesia tersebut menjadi simbol kecintaan manusia terhadap alam sebagai anugerah Tuhan yang wajib dijaga dan dilestarikan.
Ketua Pecinta Alam Indonesia, Devis, yang telah aktif sebagai penggiat alam sejak 2004 menuturkan bahwa perayaan tahun baru selama ini identik dengan pesta dan hingar bingar.
Namun menurutnya, momen pergantian tahun akan lebih bermakna jika diisi dengan kepedulian sosial dan lingkungan.
“Apa artinya kita merayakan tahun baru dengan meriah, tetapi abai terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir? Bencana itu salah satunya terjadi karena kurangnya perhatian kita terhadap alam,” ujar Devis.
“Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk memulai dari hal kecil: menanam pohon dan merawatnya,” imbuhnya.
Sementara itu, tokoh pemerhati lingkungan Seno Aji menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya seremonial di awal tahun.
“Mari kita budayakan Tanam Rawat, bukan Tanam Tinggal. Artinya, siapa pun yang menanam pohon punya tanggung jawab merawatnya hingga tumbuh,” tegasnya.
“Banjir yang sempat melanda beberapa wilayah menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga alam,” ucapnya.
Melalui konsep satu orang satu pohon, diharapkan masyarakat dapat berkontribusi langsung terhadap konservasi di lingkungan sekitar. Tidak hanya menambah kawasan hijau, aksi ini juga diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang mencintai alam.
“Mudah-mudahan langkah kecil ini menjadi awal hadirnya generasi peduli lingkungan, karena Tuhan telah menciptakan keindahan alam jauh sebelum manusia diciptakan,” tambah Devis.
Gerakan “Tahun Baru Tanam Pohon Baru” di Benowo ini pun mendapat sambutan positif, dan masyarakat berharap kegiatan serupa dapat berlangsung secara berkesinambungan demi masa depan lingkungan yang lebih baik. (BA)



