Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG di Surabaya 

0
8
Foto: (istimewa)

Lsatu.net, Surabaya – Ratusan siswa sekolah dasar dari sejumlah sekolah di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (11/5/2026).

Para siswa dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, pusing hingga lemas beberapa saat setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan dari satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama.

Sejumlah siswa yang kondisinya memburuk langsung dilarikan ke RSIA IBI Surabaya dan Puskesmas Tembok Dukuh untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara korban lainnya ditangani di lingkungan sekolah masing-masing.

Tim Inafis Polrestabes Surabaya bersama Dinas Kesehatan Kota Surabaya turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta pendataan terhadap para korban. Petugas juga mengambil sampel makanan guna diuji di laboratorium untuk memastikan penyebab insiden tersebut.

Kepala Puskesmas Tembok Dukuh Surabaya, drg Tyas Pranadani, mengatakan pihaknya menerima laporan dari wali murid yang membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan dengan keluhan serupa.

“Banyak siswa dari beberapa sekolah yang mengeluh setelah makan MBG dari dapur SPPG yang sama. Sebagian sudah dibawa ke RS IBI,” ujarnya.

Menurut Tyas, mayoritas siswa mengalami mual, muntah dan pusing usai menyantap menu MBG yang dibagikan pada pagi hari. Ia menyebut menu kali ini berbeda dari biasanya karena terdapat lauk daging.

“Dari laporan guru-guru, biasanya tidak ada menu daging. Hari ini ada daging, jadi kemungkinan masih diduga berasal dari lauk tersebut, tapi ini masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan sumber penyebab dugaan keracunan massal tersebut karena masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang telah diamankan petugas.

Tyas memastikan seluruh siswa yang mengalami gejala telah mendapatkan penanganan medis. Sebagian dirawat di rumah sakit dan puskesmas, sementara lainnya dipantau kondisinya di sekolah. (BA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini