Lsatu.net, Sidoarjo – Direktur Utama RSUD R.T Notopuro Sidoarjo, Atok Irawan menyampaikan perkembangan terbaru korban ambruknya gedung musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran.
“Per pukul 10.48 WIB tadi pagi, total ada 40 korban. Tujuh orang masih dirawat di sini, 31 orang sudah pulang dan dua orang meninggal dunia,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).
Atok mengungkapkan, dua korban meninggal tersebut yaitu atas nama Mochammad Mashudulhaq (14 tahun) warga Kali Kendal Dukuh Pakis Surabaya. “Dan Muhammad Soleh, usia 22 tahun, asal Bangka Belitung,” ucapnya.
Atok menyebut masih ada satu pasien yang statusnya ada di zona merah masih dirawat di IGD. “Tinggal satu ini yang di zona merah IGD yang tadi dua yang meninggal barusan,” ujarnya.
Atok menegaskan, pihaknya siap menampung pasien, ada penambahan perawat untuk jaga. Termasuk dokter bedah yang dikirim ke tempat evakuasi.
“Dokter bedah yang kita kirim ke tempat TKP untuk bedah dua orang, anestesi satu orang, kemudian juga ada standby di sini juga dan dokter bedah dua orang tadi malam standby di sini perawatan juga demikian,” ucapnya. (DK)



