Lsatu.net, Surabaya – Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,96 persen pada Triwulan I 2026, tertinggi di Pulau Jawa, menjadi sinyal kuat meningkatnya aktivitas bisnis dan investasi di wilayah tersebut. Momentum positif itu kini diperkuat melalui penyelenggaraan dua pameran internasional bergengsi, EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 dan ALLPACK Surabaya (EastPack Surabaya) 2026.
Digelar oleh Krista Exhibitions di Grand City Convention Hall Surabaya, kedua ajang tersebut diproyeksikan menjadi magnet bagi investor, pelaku industri, distributor, buyer internasional, hingga UMKM untuk menjalin kerja sama bisnis dan memperluas pasar.
Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan capaian ekonomi Jawa Timur yang impresif menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor riil sekaligus membuka ruang investasi baru.
“Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang sangat positif menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat sektor riil. Melalui rangkaian pameran internasional ini, kami ingin membuka lebih banyak peluang investasi, perdagangan, dan kerja sama bisnis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Daud dalam konferensi pers di Surabaya, Senin (15/6/2026).
EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 akan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 dan digadang-gadang menjadi salah satu pameran makanan dan minuman terbesar di kawasan Indonesia Timur.
Sebanyak lebih dari 180 peserta dari dalam dan luar negeri akan ambil bagian dalam pameran tersebut, termasuk 30 UMKM yang mendapat kesempatan memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.
Tak hanya itu, ALLPACK Surabaya (EastPack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026 yang digelar pada 1–4 Juli 2026 juga akan menghadirkan lebih dari 90 peserta pameran, termasuk pelaku UMKM yang bergerak di sektor pengemasan, pengolahan, plastik, dan industri kecantikan.
“Melalui pameran ini kami ingin mempertemukan produsen, distributor, buyer, dan investor dalam satu platform bisnis yang efektif sehingga dapat memperkuat daya saing industri pangan, pengemasan, dan kecantikan nasional,” kata Daud.
Surabaya Kian Kokoh sebagai Hub Bisnis Internasional
Penyelenggaraan pameran internasional tersebut semakin mengukuhkan posisi Surabaya sebagai salah satu pusat perdagangan dan industri terbesar di Indonesia.
Setelah sukses menggelar Jogja Food & Beverage Expo 2026 pada April lalu, Krista Exhibitions melanjutkan rangkaian pamerannya di Surabaya sebelum berlanjut ke Bali melalui Bali Interfood 2026 pada September dan ditutup dengan Krista Interfood 2026 di Jakarta pada November mendatang.
Rangkaian agenda tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat konektivitas bisnis nasional dan internasional sekaligus memperluas akses produk Indonesia ke pasar global.
Kompetisi Kuliner hingga Business Matching
Selain menghadirkan pameran produk dan teknologi terkini, EastFood Indonesia Expo 2026 juga menawarkan berbagai program edukatif dan kompetitif bagi pelaku industri makanan dan minuman.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Bakat Boga Challenge 2026, kompetisi kuliner tingkat nasional yang mempertemukan chef, baker, dan pelaku usaha kuliner untuk menampilkan kreativitas serta inovasi mereka.
Sejumlah kategori yang diperlombakan antara lain Lapis Surabaya, Bolu Gulung Keju, Traditional Jajanan Pasar, Western Seafood Spaghetti, The Best Risoles, Classic Chiffon Cake, hingga Chicken Main Course.
Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai sesi Cooking & Baking Demo yang menghadirkan chef profesional serta merek-merek ternama seperti IndoBake, Kewpie, Rich’s, dan sejumlah perusahaan makanan dan minuman lainnya.
Tak hanya berfokus pada promosi produk, penyelenggara juga menyiapkan program Business Matching dan Hosted Buyer Program yang mempertemukan peserta pameran dengan calon mitra bisnis potensial dari dalam maupun luar negeri.
Program tersebut diharapkan mampu membuka peluang investasi baru, memperluas pasar ekspor, dan memperkuat daya saing industri makanan, minuman, pengemasan, serta kecantikan Indonesia.
“Kami optimistis pameran ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong lahirnya investasi baru, memperluas pasar ekspor, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global,” tegas Daud.
Dengan dukungan ratusan peserta, buyer internasional, dan pelaku UMKM, EastFood Indonesia Expo 2026 serta ALLPACK Surabaya 2026 diyakini akan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sekaligus memperkuat peran provinsi tersebut sebagai pusat industri dan perdagangan nasional. (AN)



