Lsatu.net, Surabaya – Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa mengenang sosok almarhum Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Renville Antonio sebagai sosok penting saat Pilkada 2024.
“Beliau memiliki peran yang sangat signifikan, terutama dalam menjembatani komunikasi antara tim sukses kami dengan DPP Partai Demokrat,” kata Khofifah di sela-sela Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya, Jumat (14/2/2025).
Ia mengingat beberapa pertemuan penting dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang difasilitasi oleh almarhum Renville, baik di Surabaya maupun di Jakarta.
Pertemuan-pertemuan tersebut, menurut Khofifah, sangat efektif dalam membangun sinergi dan kerja sama politik.
Kehilangan Renville, menurut Khofifah, merupakan duka cita bagi seluruh tim dan Partai Demokrat.
Kehadirannya yang selalu ramah dan penuh dedikasi akan sangat dirindukan. Khofifah berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
“Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT, dan segala dosanya diampuni,” katanya.
Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Renville Antonio pernah berucap bahwa dirinya akan meninggal dunia dalam keadaan kecelakaan di usia muda.
Kalimat tersebut akhirnya terjadi pagi tadi, Renville meninggal dunia akibat kecelakaan maut di Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.
Cerita soal firasat kematian Renville tersebut diungkapkan oleh kakak sepupu almarhum, Jalaluddin Al Ham.
“Beberapa tahun yang lalu, pernah diceritakan oleh beliau bahwa dia akan meninggal di usia muda dan meninggalnya kecelakaan,” ujar Jalaluddin di rumah duka, Jemursari Surabaya, Jumat (14/2/2025).
Saat Jalaluddin menerima kabar dari kakak kandung Renville, Riki, soal kecelakaan itu, ia langsung teringat dengan kata-kata yang pernah disampaikan almarhum kepada dirinya soal penyebab kematian Renville tersebut. “Tentang apa yang terjadi hari ini tadi pagi, ternyata betul,” ucapnya.
Dia mengatakan, jenazah Renville sudah dalam perjalanan dari Besuki, Situbondo, menuju rumah duka di Surabaya. Rencananya, jenazah Renville akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Keputih pada Jumat sore ini. “Langsung dimakamkan,” ujar Jalaluddin.
Mewakili keluarga, Jalaluddin menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak apabila ada kesalahan yang dilakukan Almarhum. “Saya memohon maaf, mewakili keluarga, mungkin ada kesalahan yang tidak disengaja,” ucapnya.
Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Komarudin menjelaskan tentang kronologi kecelakaan maut yang merenggut nyawa Bendahara Umum (Bendum) DPP Demokrat Renville Antonio di Asembagus, Kabupaten Situbondo.
“Kecelakaan tersebut terjadi di Kilometer 218.400 Asembagus, Kabupaten Situbondo, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, motor gede alias moge Harley Davidson warna hitam yang dikendarai oleh yang bersangkutan melaju dari arah Surabaya menuju Banyuwangi,” ujarnya, Jumat (14/2/2025).
Saat itu, lanjut Komarudin, almarhum berkendara bersama temannya yang juga mengendarai moge dari arah barat ke timur. Tiba-tiba, sebuah pikap hitam berpelat P 9304 MY yang melaju searah di depan korban berbelok ke kanan. Korban terkejut dan tak mampu menghindar.
Akibatnya, moge korban menabrak bagian kanan pikap tersebut dan korban terpental lalu terjatuh ke permukaan aspal. Komarudin menyebut tipe kecelakaan dalam insiden itu ialah tabrak samping.
“Itu kalau kita lihat barang bukti berkaitan kerusakan itu bagian kanan pintu sebelah kanan dekat lampu,” ucap Komarudin.
Renville mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala.
Jenazah korban langsung dibawa ke RS Asembagus, sementara mogenya diamankan ke Polres Situbondo sebagai barang bukti.
Sedangkan sopir pikap berinisial MDS (19) menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Laka Lantas Kepolisian Resor Situbondo.



