Lsatu.net, Surabaya – Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah massa mengamankan pasangan kekasih yang kepergok diduga sedang melakukan tindakan mesum di salah satu toilet Masjid Baitul Chamdi, Jalan Lontar Gang 1, Surabaya, pada malam tirakatan, Sabtu 16 Agustus kemarin.
Dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Ketua RT 1 RW 1, Lontar Wetan, Bambang Mujiono mengatakan, mereka diamankan warga sekitar pukul 19.30 WIB. Mereka diciduk di salah satu toilet oleh beberapa jemaah.
“Iya mas waktu malam tirakatan. Awalnya ada warga itu yang mendengar suara laki dan perempuan di kamar mandi,” ujarnya, Minggu (17/8/2025).
Para jemaah sudah berupaya membicarakan masalah itu baik-baik dengan kedua pelaku. Namun pelaku malah hendak melarikan diri. Warga semakin curiga akhirnya diteriaki maling.
“Kena massa. Sempat tak masukkan ke pos karena aku sudah kewalahan mas. Kalau gak tak amankan di sana mungkin sudah babak belur parah dikeroyok orang kampung,” ucap Bambang.
Dalam pos itu keduanya diinterogasi oleh Bambang dan disaksikan para warga yang kadung geram. Ketika mereka digeledah, Bambang tak menemukan identitas mereka.
“Yang perempuan itu dari Madura cuma katanya nunggu rumah kosong di daerah Dharmahusada. Lakinya ini kuli tinggal di bedeng sekitar sini. Tinggal di proyek Pakuwon Mal,” ujar Bambang.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi. Keduanya kemudian diamankan ke Polsek Lakarsantri untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Terpisah, Kapolsek Lakarsantri, Kompol Sandi Putra mengungkapkan, pelaku laki-laki diketahui berinisial FEH (31) asal Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.
Sedangkan pelaku wanita, lanjut Kompol Sandi, inisial DM (42) asal Desa Ponjung, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. “FEH pekerjaannya sebagai kuli bangunan. Sementara DM pekerjaannya ART,” ucapnya.
Kompol Sandi mengatakan, berdasarkan pengakuan FEH, sebelum masuk ke toilet tersebut sekitar pukul 20.00 WIB, kedua pelaku beli minuman ringan di warung seputaran Masjid Baitul Chamdi.
“Kemudian DM minta diantar FEH untuk buang air kecil di toilet Masjid Baitul Chamdi. Pada saat di toilet masjid, kedua orang itu tersebut masuk bersamaan,” ujarnya.
Jemaah ada yang mendengar suara laki-laki dan perempuan dalam satu toilet. Mengetahui hal tersebut, warga langsung menangkap keduanya. FEH sempat dihajar massa. Mereka kemudian diserahkan ke Polsek Lakarsantri.
“Tindakan yang sudah kami lakukan yaitu mendatangi TKP untuk mengamankan kedua pelaku. Selanjutnya kami bawa ke Mapolsek Lakarsantri untuk menghubungi keluarga masing-masing dan kami minta mereka membuat surat pernyataan,” ucap Kompol Sandi. (DK)



