Menurut Edi, ketiga lokasi rest area.tersebut dipilih karena merupakan jalur padat yang kerap dilalui pemudik di wilayah Jawa Timur.
“Kami ingin memastikan bahwa para pemilik mobil listrik dapat melakukan perjalanan mudik dengan nyaman, tanpa rasa khawatir akan kehabisan daya baterai,” ujarnya, Sabtu (29/3/2025).
“PLN hadir untuk mendukung transisi energi bersih, dan ini adalah bagian dari komitmen kami,” imbuh Edi Srimulyanti saat meninjau SPKLU di Rest Area KM 819A.
Dalam kunjungannya, Edi juga menyempatkan berdialog dengan sejumlah pengguna kendaraan listrik yang tengah mengisi daya di lokasi tersebut.
Pengemudi mobil listrik,.Rizky (34) yang sedang melakukan perjalanan mudik dari Surabaya menuju Situbondo, mengaku puasnya terhadap layanan SPKLU yang tersedia.
“Saya merasa sangat terbantu dengan ketersediaan SPKLU di rest area seperti ini. Proses pengisian cepat, aplikasinya mudah digunakan, dan sejauh ini semua mesin berfungsi dengan baik. Ini bikin mudik dengan mobil listrik jadi lebih tenang dan menyenangkan,” ujar Rizky.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir mengatakan PLN telah menyiapkan 339 mesin SPKLU di 206 lokasi.
SPKLU Mobile sebanyak 3 unit dan 1.680 petugas standby tersebar di Jawa Timur dengan jarak antar SPKLU kini lebih dekat hanya 26 KM.
“Kami juga menyediakan pos siaga maupun lounge sehingga pelanggan dapat tetap nyaman selama menunggu pengisian daya kendaraan listriknya,” ujarnya.
Pelanggan juga bisa mengecek keberadaan SPKLU melalui fitur road trip planner di aplikasi PLN Mobile.
“Melalui fitur ini, pengguna EV dapat memastikan pengisian di titik mana agar mudik tetap nyaman tanpa khawatir kehabisan daya,” pungkas Ahmad.



