Jelang Hari Sumpah Pemuda, Dispora Jatim Redam Paham Radikalisme Berujung Demo Anarki

0
9
Foto: (istimewa)

Lsatu.net, Surabaya – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur (Kadispora Jatim) Hadi Wawan Guntoro menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama sejumlah organisasi kepemudaan seperti Gerakan Pemuda Ansor dan komunitas santri untuk meredam paham radikalisme yang berujung demo anarki seperti yang terjadi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, beberapa bulan yang lalu.

Selain itu, lanjut Hadi, pihaknya juga mengajak pemuda berkolaborasi melalui rangkaian kegiatan Kemah Integrasi Pemuda dan Pasar Pemuda UMKM dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025.

“Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta dari berbagai latar belakang, dengan tujuan memperkuat komunikasi lintas elemen dan mencegah potensi radikalisme di kalangan muda,” ujarnya di Surabaya, Senin (27/10/2025).

Hadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam merespons berbagai kejadian sebelumnya (demo anarki) yang sempat menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

“Mudah-mudahan hal-hal seperti yang kemarin tidak terjadi lagi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata kami untuk membangun perspektif yang sehat dan kolaboratif,” ucapnya.

Menurutnya, forum ini tidak hanya menghadirkan diskusi, tetapi juga akan menghasilkan rumusan tertulis dan rekomendasi dari para peserta.

“Selama tiga hari dua malam, para peserta akan berdiskusi dan menuliskan pandangan mereka tentang kejadian kemarin (demo anarki) serta harapan terhadap pemerintah ke depan,” ujarnya.

Hadi mengungkapkan, pemerintah ingin menjadikan forum ini sebagai wadah komunikasi terbuka antara pemuda, santri, dan pemerintah.

“Kami ingin mendengar langsung bagaimana mereka melihat peristiwa kemarin, apa yang mereka rasakan, dan bagaimana seharusnya pemerintah bersikap. Dari situ kita bisa menyusun program yang relevan dan berpihak pada kebutuhan generasi muda,” ucapnya.

Hadi menekankan pentingnya memberi ruang bagi anak muda untuk menyampaikan pandangan, termasuk mengkritisi pemerintah secara dewasa dan konstruktif.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan kedewasaan berpikir dan kemampuan berdialog di antara mereka,” ujarnya.

“Hasil dari kegiatan tersebut rencananya akan dirangkum dan disampaikan kembali kepada pihak terkait, termasuk BNPT dan organisasi kepemudaan, sebagai bahan evaluasi dan dasar pengembangan program selanjutnya,” imbuh Hadi.

Sementara itu terkait dengan Hari Sumpah Pemuda esok, kata Hadi, pihaknya ingin. peringatan ini Hari tidak hanya sekedar seremonial saja. “Tetapi benar-benar melibatkan anak muda sebagai subjek kegiatan,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya berupaya menghadirkan kegiatan yang mencerminkan partisipasi aktif generasi muda.

Tahun ini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim bekerja sama dengan berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan Organisasi Kepemudaan Tingkat Provinsi (OKT) untuk menyusun konsep bersama.

“Melalui kemah integrasi pemuda yang kami sebut Kemah Pemuda Aman di Palambang Nusantara, kami ingin semua OKP bisa bertemu, berdiskusi, dan membangun sinergi. Selama ini forum semacam itu belum pernah dilakukan,” katanya.

Selain kegiatan kemah, lanjut Hadi, pihaknya juga menggelar “Jatim Yuk Market” sebagai wadah bagi pelaku usaha muda dan UMKM untuk memasarkan produk mereka.

Sedikitnya 30 hingga 40 pelaku UMKM ikut serta dan memamerkan produk di area terbuka bagi masyarakat umum.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum dan menjadi ajang kolaborasi antara pemuda dan pelaku usaha. Kami ingin semangat wirausaha tumbuh dari kalangan muda,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan ziarah ke makam pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya” Wage Rudolf Soepratman, lomba baris berkreasi, festival band, lomba video pendek, hingga Festival Wedang Nusantara yang menampilkan lebih dari 100 jenis minuman tradisional dan modern dari berbagai daerah.

“Melalui kegiatan ini kami berharap muncul kekuatan baru dan sinergi di kalangan pemuda Jatim. Mereka tidak hanya jadi penonton, tapi ikut membangun,” pungkas Hadi. (BA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini