Khofifah Terbang ke Cina, Mangkir Pemeriksaan KPK di Jakarta?

0
3
Foto: (istimewa)

Lsatu.net, Surabaya – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terbang ke Cina untuk menghadiri wisuda Jalaluddin Mannagalli Parawansa putranya di Universitas Peking Cina.

Alhasil, gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut absen tidak bisa menghadiri panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi dana hibah.

“Ibu Gubernur hari ini sampai Minggu cuti untuk menghadiri wisuda putranya di Cina,” kata Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Jumat (20/6/2025).

Adhy menyebut, urusan pemerintahan selama Khofifah cuti diserahkan kepada Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak sebagai Plt Gubernur Jatim.

“Izin dari Kemendagri sudah turun, dan Pak Wagub Jatim ditunjuk sebagai Plt Gubernur Jatim,” ucapnya.

Diketahui, mantan Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim) Kusnadi menyebut nama Khofifah soal dana hibah dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022.

Hal tersebut, lanjut Kusnadi, karena pelaksana dari dana hibah tersebut adalah kepala daerah.

“Orang dia (Gubernur Jatim Khofifah) yang mengeluarkan (dana hibah), masa dia enggak tahu,” kata Kusnadi, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Kusnadi mengatakan, sebelum dicairkan, dana hibah tersebut dibahas bersama dengan kepala daerah setingkat gubernur.

“Ya dana hibah itu kan proses ya, ini proses ya, bukan materi. Ya itu kan dibicarakan bersama-sama dengan kepala daerah,” ujar dia.

KPK telah menetapkan 21 orang tersangka dalam kasus dugaan suap alokasi dana hibah Pemprov Jatim.

Perkara ini merupakan pengembangan dari kasus suap alokasi dana hibah yang diusulkan melalui pokok pikiran (Pokir) dari kelompok masyarakat (Pokmas).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini