Lsatu.net, Banyuwangi – PT Disthi Mutiara Suci atau perusahaan pembudidaya mutiara asal Banyuwangi, kembali menyalurkan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat.
Bantuan tersebut berupa alat dan uang tunai yang disalurkan kepada para nelayan yang berada di area tangkap sekitar perusahan, PT Disthi Mutiara Suci, di Perairan Curah Kates, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten, Banyuwangi, Jawa Timur, pada 24 Januari kemarin.
“Dengan bantuan alat tangkap, PT Disthi Mutiara Suci berharap para nelayan bisa meningkatkan hasil tangkapan sehingga berdampak pada peningkatan penghasilan,” ujar Legal & CSR PT Disthi Mutiara Suci, Angga Paramitra, ditulis Jumat (31/1/2025).
“Serta menjaga hubungan baik dengan komunitas nelayan khususnya yang ber area tangkap di sekitar perairan sekitar budidaya mutiara PT Disthi Mutiara Suci,” imbuh Angga.

Sementara itu, salah satu perwakilan nelayan penerima manfaat CRS, Kholik mengaku bahwa bantuan ini sangat dibutuhkan oleh anggotanya.
“Bantuan ini memang sangat dibutuhkan oleh anggota nelayan, guna menunjang pekerjaan sehingga hasil tangkapan maksimal dan ekonomi keluarga terangkat,” ucapnya.
Kabid Tangkap Dinas Perikanan Banyuwangi, Anang yang turut hadir dalam acara penyerahan bantuan tersebut menyampaikan, semoga bantuan ini bermanfaat bagi pada nelayan.
“Semoga dengan adanya bantuan dan perhatian dari perusahaan dapat membantu meningkatkan perekonomian nelayan yang ada di Kecamatan Muncar,” ujarnya.
Diketahui, penyerahan bantuan CSR kepada nelayan ini sebagai berikut:
1. Nelayan Jaring Sipet 2 1/4 inch mendapat Alat Jaring Sipet 2 1/4 inch,
2. Nelayan Jaring Sipet 3 inch mendapat Jaring Sipet 3 inch
3. Nelayan Pancingan mendapat bantuan uang tunai senilai Rp 22,9 juta.
Sementara itu, penerima bantuan CSR yaitu:
1. Nelayan Jaring Sipet 2 1/4 inch diwakili oleh Gevin
2. Nelayan Jaring Sipet 3 inch diwakili oleh Supri
3. Nelayan Pancingan diwakili oleh Kholik
Turut hadir dalam acara tersebut ialah Kabid Tangkap Dinas Perikanan Banyuwangi, Penyuluh Perikanan UPT Jatim, Danposal Muncar dan Danpos Polairud Muncar.



