Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Runtuh Saat KBM, Tiga Siswa Sempat Tertimpa

0
17
Foto: (istimewa)

Lsatu.net, Surabaya – Plafon salah satu ruang kelas di lantai tiga SMP Negeri 60 Surabaya runtuh saat kegiatan belajar mengajar (KBM) baru dimulai, Rabu (28/1/2026) pagi. Insiden tersebut menyebabkan tiga siswa sempat tertimpa reruntuhan dan mengalami syok.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ketika para siswa sudah berada di dalam kelas dan tengah mengikuti pelajaran. Tiba-tiba, plafon ruang kelas ambruk dan menimpa sebagian area tempat siswa duduk, memicu kepanikan di dalam kelas.

“Memang ada kejadian plafon kelas di lantai tiga SMP Negeri 60 Surabaya runtuh sekitar pukul 07.30 WIB. Diduga akibat cuaca ekstrem disertai angin cukup kencang sejak pagi,” ujar Ketua Tim Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arief Sunandar, Rabu (28/1/2026).

Akibat kejadian tersebut, tiga siswa harus mendapat penanganan awal di UKS sekolah sebelum akhirnya dipulangkan. Meski sempat tertimpa material plafon, ketiganya dipastikan tidak mengalami luka serius.

BPBD Kota Surabaya yang menerima laporan melalui Call Center 112 langsung mengerahkan tim ke lokasi. Petugas gabungan bersama pihak sekolah melakukan pembersihan material runtuhan, mengevakuasi siswa, serta memasang garis pembatas di area terdampak karena dinilai masih berpotensi membahayakan.

“Lokasi sudah kami bersihkan. Beberapa ruang kelas di sekitar titik runtuh juga kami kosongkan untuk dilakukan pengecekan keamanan,” kata Arief.

Meski insiden terjadi saat jam pelajaran, aktivitas belajar mengajar tetap dilanjutkan. Pihak sekolah memindahkan siswa ke sejumlah lokasi alternatif, seperti ruang Bimbingan Konseling (BK), musala, hingga halaman sekolah.

Salah satu siswi kelas VII SMPN 60 Surabaya, Aulia, mengungkapkan suasana panik saat kejadian berlangsung.

“Kami sedang mengerjakan tugas, tiba-tiba atapnya roboh. Ada tiga teman yang tertimpa, mereka sesak napas dan trauma,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, BPBD mendirikan tenda darurat di area lapangan olahraga sekolah. Tenda tersebut difungsikan sebagai ruang belajar sementara agar proses pendidikan tetap berjalan dengan aman.

BPBD Kota Surabaya juga memastikan akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap seluruh plafon ruang kelas di lantai tiga guna mencegah kejadian serupa terulang. (BA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini