Lsatu.net, Sidoarjo – Seorang pria Lanjut Usia (Lansia) inisial BS (60) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya yang berlokasi di Dusun Bokong Nisor, Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Dia diduga dibunuh oleh anak kandungnya, MS (36) yang mengalami gangguan depresi.
Ketua RW setempat, Suyoto dalam keterangannya memaparkan bahwa sebelum ditemukan tewas bersimbah darah, korban diketahui tengah mengalami sakit.
“Sebelum ditemukan tewas, kata warga sempat terdengar keributan di rumah korban dan pelaku,” ujar Suyoto, Senin (16/12/2024).
Tak berselang lama, warga yang penasaran dengan keributan yang timbul dan bersumber dari rumah korban, akhirnya memberanikan diri untuk melihat.
Begitu terkejutnya warga ketika melihat korban sudah tergolek bersimbah darah didalam rumahnya.
“Saat ditemukan warga, banyak darahnya keluar dibagian kepala. Informasi dari warga katanya kemungkinan dipukul. Dan kepalanya dibenturkan ke tembok,” ucap Suyoto.
Hal senada juga disampaikan pasangan suami istri yang tak lain merupakan anak dari SB, yaitu Nurul Lukluk (35) dan Abdul Muit (34).
Kronologi kejadian, Minggu 15 Desember 2024 sekitar pukul 21.00 WIB, saksi Nurul menjenguk ayahnya (korban) karena sakit.
Saat itu pelaku diduga dalam keadaan depresi sehingga ia meminta tolong saksi Abdul Muit, untuk memberi obat kepada MS supaya tenang.
Setelah diberi obat, MS tertidur pulas. Sekitar pukul 22.25 WIB, S ditinggal oleh Nurul dan suaminya pulang. Tersangka malam itu bersama ayahnya (korban) yang tengah sakit.
Sekitar 22.45 WIB, mereka ditelepon oleh tetangga kalau terjadi penganiayaan di rumah orang tuanya.
Sekitar pukul 23.00 WIB, saksi Abdul Muit melihat korban sudah tergeletak di ruang tengah dalam keadaan meninggal dunia dengan kepala mengeluarkan darah. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tarik.
Hingga kini, kasus tersebut tengah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Tarik, Iptu Rohman saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “Benar. Untuk lengkapnya bisa konfirmasi ke Kasat,” pungkasnya.



