Lsatu.net, Gresik – PLT Bupati Gresik dr. Asluchul Alif mengungkapkan, pihaknya menggelar Qurban Runner di Jalan Sindujoyo. Kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.
“Qurban Runner ini diikuti oleh 300 kambing yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha besok. Para kambing tersebut akan berlari sejauh 1 km mengelilingi kota dan perkampungan Sukodono,” ujarnya usai membuka acara Qurban Runner di Jalan KH Hasyim Asy’ari, Gresik, Jawa Timur, Kamis (5/6/2025).
Alif mengatakan, tradisi Qurban Runner menunjukan Kabupaten Gresik memiliki potensi yang sangat besar khususnya pada peternakan.
“Melalui tradisi kontes Lari kambing atau Qurban Runner ini menunjukan bahwa Kabupaten Gresik itu memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan peternakan kambing,” ucapnya.
Alif menyampaikan, Qurban Runner ini merupakan inisiatif warga Kelurahan Sukodono yang digelar setiap tahunnya.
Pada tradisi ke tujuh, lanjut Alif, Dinas Peternakan Kabupaten Gresik memberikan motivasi kepada para pemuda agar terus melestarikan tradisi dan budaya tersebut.
“Untuk tahun ini, dinas pertanian dan peternakan ikut memotivasi agar bisa mengurangi pengangguran,” ujar Alif.
Alif menyebut, melalui tradisi Qurban Runner ini, Pemkab Gresik berharap bisa mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik. Dengan cara mengajak para pemuda tertarik untuk beternak baik kambing ataupun lainnya.
“Ini juga menjadi upaya kita mengurangi pengangguran di kabupaten Gresik, salah satunya adalah bagaimana anak-anak muda tidak hanya berkonsentrasi masuk di dunia industri atau pabrik. Tapi bagaimana mereka mau menjadi peternak-peternak muda di Gresik,” ucapnya.
Alif menegaskan, melalui Dinas Peternakan pihaknya telah membuat program-program untuk para peternak. Termasuk sosialisasi bahwa dalam peternakan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
“Tentunya kita juga akan berikan sosialisasi bagaimana cara beternak yang benar dan bisa menghasilkan perekonomian yang tinggi. Nanti kita akan buat program tak hanya event seperti ini,” ujarnya.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian Gresik, Viki Mustofa menambahkan, Qurban Runner ini diselenggarakan sebagai langkah promosi peternakan di Gresik dengan kualitas unggul.
“Sebagai promosi unggul peternakan Kabupaten Gresik juga untuk meningkatkan minat qurban dan bagi yang berkurban akan selalu lebih meningkatkan kualitas qurbannya di tahun depan. Selain itu juga sebagai destinasi wisata baru di Gresik,” ucapnya.
Viki menjelaskan, Qurban Runners 1K ini bukanlah kompetisi kecepatan hingga garis finish. Namun, fokus utama kegiatan ini adalah menonjolkan keunikan dan kualitas unggul hewan kurban yang ada di Gresik.
Akan ada juri yang menilai untuk menentukan 15 pemenang, bukan berdasarkan kecepatan, melainkan kreativitas.
“Jadi kegiatan ini bukan lomba, tapi nanti ada juri yang menilai untuk siapa yang berhak mendapatkan hadiah tertentu. Dengan jumlah pemenang sebanyak 15 nantinya,” ujarnya.
Viki menyampaikan bahwa Qurban Runners Gresik ini juga menjadi ajang kreativitas bagi pemilik hewan kurban.
“Qurban Runners ini sebagai bentuk penilaian terhadap kreativitas pemilik hewan kurban dengan kostum menarik. Selain itu, bentuk apresiasi terhadap pemilik kurban yang punya bobot berat di atas 80 kg,” ucapnya.
Antusiasme peserta sangat luar biasa. Tercatat, jumlah peserta Qurban Runners 1K Gresik sudah mencapai lebih dari 300 peserta, melebihi jumlah nomor dada yang disediakan.
“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 300 peserta lebih. Antusiasnya luar biasa, padahal untuk nomor dada peserta hanya 300 buah,” ujar Viki.



