Wanita Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Area Sawah Perumahan Citraland Surabaya

0
17
Foto: (istimewa)

Lsatu.net, Surabaya – Wanita tanpa busana tanpa dilengkapi dengan identitas ditemukan tewas di area sawah, yang masih bagian dari lahan perumahan elit Citraland Surabaya.

Salah satu saksi, warga Pakal Madya, Pakal, Surabaya, Achmad Junianto mengungkapkan, jenazah itu ditemukan berada di sawah yang gelap, sekitar pukul 19.30 WIB, Selasa 26 Agustus kemarin.

“Jenis kelamin jenazahnya perempuan. Kondisinya tanpa busana dan hanya mengenakan beha serta memakai celana pendek warna abu-abu,” ujarnya, Rabu (27/8).

Hal senada juga disampaikan Nurmakin, salah satu warga setempat. Dia mengatakan, lokasi temuan mayat tanpa identitas itu berada jauh dari pemukiman. Bila ditempuh dengan jalan kaki memakan waktu sekitar 15 menit.

“Lokasinya jauh, Mas. Itu harus lewat sungai dulu. Posisi mayat tadi itu perbatasan antara Surabaya-Gresik. Tapi masih di tanahnya perumahan Citraland,” ucapnya.

Warga sekitar tak mengetahui korban ini siapa. Termasuk tak pernah melihat korban berkeliaran di lingkungannya. Kuat dugaan korban bukanlah warga sekitar. “Enggak tahu orang mana. Bukan warga sini kayaknya. Gak ada yang kenal,” ujar Nurmakin.

Nurmakin menyebut, jasad wanita tanpa busana itu kali pertama ditemukan oleh beberapa orang yang hendak memancing di sungai tersebut. Temuan itu langsung dilaporkan pada warga setempat.

“Yang menemukan pertama kali itu pemancing, kalau gak salah orang Banyu Urip. Laporan ke warga itu habis maghrib. Dan dievakuasi sekitar pukul sembilan kemarin malam,” ucapnya.

Terpisah, Kapolsek Pakal Kompol I Made Jatinegara mengatakan, identitas mayat wanita tanpa busana itu akhirnya terungkap.

Wanita itu diketahui bernama Wiwik Ristiningsih. Perempuan berusia 51 tahun itu asal Laban, Menganti, Gresik, Jawa Timur. Dia pergi dari rumah sejak Senin 18 Agustus 2025 sekitar pukul 20.00 WIB.

“Yang bersangkutan tersebut masih lajang dan mengalami kebutuhan khusus tuna wicara, tuna rungu, serta menderita gangguan mental,” ujarnya.

“Yang bersangkutan tersebut juga memang sering keluar dan dicari sama keluarganya. Sebelumnya, keluarganya sudah membuat laporan orang hilang ke Polsek Menganti,” imbuh Kompol Made.

Sementara hasil pemeriksaan petugas tidak ditemukan tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Dugaan awal korban meninggal akibat sakit. Namun hal itu belum bisa dipastikan katena keluarganya menolak jasad korban dilakukan otopsi.

“Hasil pemeriksan, Tim Inafis gak menemukan ada luka tanda kekerasan ditubuhnya. Untuk otopsi, keluarganya tidak menghendaki. Langsung dibawa pulang sama saudaranya,” ucap Kompol Made. (DK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini