Lsatu.net, Surabaya – Menandai babak baru dalam perjalanan musikalnya, The Echo Bloom merilis single perdana berjudul “Breaking Through” sebagai pembuka menuju album debut mereka, METAMESTA.
Lagu ini menghadirkan narasi cinta dua benua antara Tokyo dan Paris sebuah kisah long distance relationship yang akrab namun tetap emosional.
Dengan sentuhan dreamy indiepop dan nuansa lembut citypop, “Breaking Through” tampil sebagai balada atmosferik yang modern dan nostalgik.
Sandy “Hancock” menyampaikan vokal dengan emosi yang jujur dan menyentuh, sementara Nanda “Bob” Pribadi merangkai lapisan synth dan ambient yang menggambarkan sinyal cinta jarak jauh.
Permainan gitar Joseph Darmoko menciptakan ruang gema melalui delay dan reverb, menambah kesan rindu yang mendalam.
Agustinus Satria Yudha membawa warna ritmis melalui hybrid drum kit, memadukan beat elektronik dan akustik yang mengingatkan pada tekstur citypop era 80 an namun tetap segar dan relevan.
Lebih dari sekadar lagu tentang hubungan jarak jauh, “Breaking Through” adalah refleksi tentang keyakinan bahwa cinta bisa menjembatani keterpisahan.
Lagu ini menyampaikan pesan spiritual dan emosional: bahwa cinta sejati dapat menembus jarak, waktu, bahkan dimensi.
The Echo Bloom saat ini juga tengah merampungkan 10 lagu lain untuk album METAMESTA, bersiap merilis video klip, dan merencanakan intimate concert serta tur promo ke beberapa kota.
“Breaking Through” dirilis resmi di seluruh platform digital pada 25 Juni 2025. Ikuti perjalanan mereka di Instagram, TikTok, dan YouTube: @officialtheechobloom.



