Lsatu.net, Surabaya – Di sebuah rumah sederhana di Kalianget, Sumenep, Siti Aminah tersenyum saat mendengar siaran radio pada Selasa pagi. Di sela aktivitasnya menyiapkan kebutuhan keluarga, ia mendengar kabar yang selama ini dinantikan: biaya tambah daya listrik sedang didiskon hingga 50 persen.
Bagi sebagian orang, informasi itu mungkin hanya sekadar promo. Namun bagi Siti, kabar tersebut adalah harapan baru. Keluarganya telah lama berencana menambah beberapa peralatan elektronik di rumah, tetapi biaya peningkatan daya kerap membuat rencana itu tertunda.
“Saya baru tahu kalau sekarang ada promo tambah daya dengan potongan biaya sampai 50 persen. Informasi ini sangat membantu, apalagi prosesnya bisa dilakukan melalui PLN Mobile tanpa harus datang ke kantor PLN,” tuturnya.
Cerita serupa juga hadir ratusan kilometer dari Madura, tepatnya di Banyuwangi. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, geliat usaha mikro mulai terasa. Warung makan, usaha kuliner, hingga toko-toko kecil bersiap menyambut meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan kemerdekaan.
Di Kecamatan Rogojampi, Agus, seorang pelaku usaha kuliner, memahami betul bahwa listrik bukan lagi sekadar penerang. Listrik telah menjadi denyut utama usahanya. Kompor listrik, freezer, hingga peralatan produksi bergantung pada pasokan daya yang memadai.
Karena itu, ketika mengetahui adanya promo tambah daya dari PLN, ia melihatnya sebagai peluang untuk mengembangkan usaha tanpa dibebani biaya besar.
“Program ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha seperti kami. Biaya tambah daya menjadi lebih ringan sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan listrik tanpa khawatir mengganggu operasional usaha, apalagi menjelang perayaan HUT RI yang biasanya ramai pelanggan,” ujarnya.
Di balik kisah-kisah sederhana itu, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menghadirkan program nasional “Semangat Baru Makin Berdaya”, sebuah ikhtiar untuk memastikan masyarakat memperoleh akses listrik yang semakin andal dengan biaya yang lebih terjangkau.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga kesempatan menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan ke dalam layanan yang memberi manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari.
“Semangat HUT ke-81 Republik Indonesia kami maknai sebagai dorongan untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui promo Tambah Daya Diskon 50 Persen, kami ingin membantu pelanggan memperoleh akses listrik yang lebih andal dengan biaya yang lebih terjangkau, sehingga dapat mendukung aktivitas rumah tangga, usaha, hingga berbagai kegiatan masyarakat dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan. PLN akan terus hadir sebagai penggerak produktivitas dan pertumbuhan ekonomi melalui pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Eric.
Semangat itu kemudian disebarkan hingga ke berbagai daerah. Di Banyuwangi, PLN menggelar talkshow yang mengajak masyarakat memahami manfaat program tambah daya. Sementara di Madura, edukasi dilakukan melalui dialog interaktif bersama RRI Pro 1 Sumenep, menghadirkan ruang diskusi yang hangat antara petugas PLN dan masyarakat.
Di balik sosialisasi tersebut, PLN juga mengingatkan satu hal yang kerap dianggap sepele. Ketika listrik di rumah sering “jeglek” karena MCB turun, penyebabnya bukan semata-mata gangguan jaringan. Lebih sering, kondisi itu menandakan kebutuhan listrik keluarga telah melampaui kapasitas daya yang tersedia.
Alih-alih mengambil jalan pintas melalui penyambungan listrik ilegal yang berisiko membahayakan keselamatan dan memicu kebakaran, masyarakat kini memiliki pilihan yang lebih mudah.
Seluruh proses pengajuan tambah daya dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Cukup melakukan pembayaran tagihan atau pembelian token, pelanggan akan memperoleh e-voucher yang dapat digunakan untuk mengajukan penambahan daya secara digital.
Di era ketika hampir seluruh aktivitas bergantung pada energi listrik, daya yang memadai telah menjadi bagian dari kualitas hidup. Bukan hanya untuk menyalakan lampu, tetapi juga menghidupkan usaha, mendukung pendidikan anak-anak, hingga menggerakkan roda ekonomi keluarga.
Menjelang perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, semangat kemerdekaan pun menemukan makna baru. Bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, melainkan menghadirkan kemudahan yang dapat dirasakan masyarakat hari ini.
Melalui program Tambah Daya Diskon 50 Persen “Semangat Baru Makin Berdaya” yang berlangsung hingga 27 Juli 2026, PLN berharap semakin banyak keluarga dan pelaku usaha dapat menikmati layanan listrik yang lebih andal, aman, dan terjangkau.
Sebab ketika listrik menyala tanpa batas, harapan pun ikut tumbuh. Dari dapur-dapur kecil di Sumenep, warung sederhana di Banyuwangi, hingga jutaan rumah di seluruh penjuru negeri, energi bukan lagi sekadar aliran listrik. Ia menjadi cahaya yang menemani mimpi-mimpi masyarakat Indonesia untuk terus melangkah, berkarya, dan menyambut masa depan dengan semangat kemerdekaan.
Apabila diinginkan untuk terbit di media nasional seperti Kompas, Tempo, atau Media Indonesia, feature ini juga dapat dibuat lebih puitis dengan narasi yang lebih kuat, deskripsi suasana yang lebih hidup, dan transisi yang lebih halus antar kisah tokohnya. (BA)



