Tren Wisudawan Fakultas Ilmu Pendidikan Stagnan di Unesa, Keolahragaan Menurun?

0
8
Foto: Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa sekaligus Guru Besar Unesa, Prof. Dr. Martadi, M.Sn

Lsatu.net, Surabaya – Tren jumlah wisudawan dari rumpun Fakultas Pendidikan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) cenderung stagnan dalam beberapa periode terakhir. Kondisi tersebut bukan menunjukkan penurunan minat secara signifikan, melainkan lebih dipengaruhi oleh perubahan struktur fakultas dan perkembangan sejumlah program studi.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa sekaligus Guru Besar Unesa, Prof. Dr. Martadi, M.Sn mengatakan, jumlah lulusan bidang pendidikan saat ini relatif berada pada tren yang sama.

“Trennya stagnan, bukan turun,” kata Martadi saat ditemui dalam rangkaian Wisuda Periode 122 di gedung Graha Unesa, Sabtu (26/9/2026).

Menurut dia, salah satu faktor yang membuat jumlah lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) terlihat mengalami perubahan adalah pemisahan Program Studi Psikologi dari FIP. Program studi tersebut kini berkembang menjadi fakultas tersendiri.

“Fakultas Ilmu Pendidikan agak turun lulusannya karena Psikologi sudah dilepas menjadi fakultas tersendiri,” ujarnya.

Perubahan tersebut turut memengaruhi komposisi jumlah mahasiswa dan lulusan di lingkungan fakultas. Karena itu, penurunan pada angka tertentu tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai berkurangnya minat masyarakat terhadap bidang pendidikan.

Martadi menjelaskan, setiap fakultas di Unesa memiliki jumlah lulusan yang berbeda sesuai dengan jumlah mahasiswa dan program studi yang dikelola. Fakultas dengan jumlah mahasiswa besar secara otomatis memiliki kontribusi wisudawan lebih banyak.

Sebaliknya, fakultas atau program studi dengan jumlah mahasiswa yang relatif kecil akan menghasilkan wisudawan dalam jumlah lebih terbatas.

Namun, di tengah tren jumlah lulusan yang relatif stagnan tersebut, Unesa mencatat perkembangan positif pada jenjang pendidikan pascasarjana.

Martadi menyebut minat mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3), khususnya pada bidang pendidikan, justru menunjukkan tren peningkatan. “Yang menarik kalau di fakultas pendidikan adalah tren S2-S3 naik,” katanya.

Menurut Martadi, peningkatan tersebut antara lain berkaitan dengan kebutuhan peningkatan kompetensi para guru, kepala sekolah, dan tenaga profesional di bidang pendidikan.

Kondisi itu menunjukkan bahwa meski jumlah lulusan pada jenjang sarjana cenderung stagnan, kebutuhan terhadap pengembangan kompetensi dan pendidikan lanjutan di bidang pendidikan masih terus tumbuh.

Di sisi lain, Unesa juga terus melakukan pembenahan sistem akademik dan layanan wisuda agar lulusan dapat segera melanjutkan kiprah profesionalnya.

Martadi mengatakan, Unesa kini mengupayakan pelaksanaan wisuda secara lebih rutin sehingga mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh persyaratan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mengikuti prosesi wisuda dan memperoleh ijazah. “Jadi lulus bulan ini, bulan depan sudah ikut wisuda. Dia bisa langsung mendapatkan ijazah,” ujarnya.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Unesa mempercepat transisi mahasiswa dari dunia pendidikan menuju dunia kerja maupun profesi.

“Kami tidak ingin memberikan fasilitasi kepada mahasiswa lulusan kita yang terlalu administratif dan itu menghambat mereka untuk segera berkarier,” pungkas Martadi.

Foto: (istimewa)

Pada periode wisuda ke-122, jumlah keseluruhan wisudawan adalah 1.517 orang, yang terdiri dari 93 wisudawan program D-IV, 1.257 wisudawan program S-1, 140 wisudawan program S-2, dan 27 wisudawan program S-3.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

1. Fakultas Ilmu Pendidikan sebanyak 260 orang, terdiri dari 162 S-1, 79 S-2, dan 19 S-3.

2. Fakultas Bahasa dan Seni sebanyak 344 orang, terdiri dari 315 S-1, 25 S-2, dan 4 S-3.

3. Fakultas Matematika dan IPA sebanyak 156 orang, terdiri dari 148 S-1, 7 S-2, dan 1 S-3.

4. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 108 orang, terdiri dari 100 S-1 dan 8 S-2.

5. Fakultas Teknik sebanyak 184 orang, terdiri dari 183 S-1 dan 1 S-2.

6. Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan sebanyak 96 orang, terdiri dari 89 S-1, 6 S-2, dan 1 S-3.

7. Fakultas Ekonomika dan Bisnis sebanyak 212 orang, terdiri dari 204 S-1 dan 8 S-2.

8. Fakultas Vokasi sebanyak 93 orang, seluruhnya merupakan lulusan D-IV.

9. Fakultas Hukum sebanyak 38 orang, terdiri dari 35 S-1 dan 3 S-2.

10. Fakultas Psikologi sebanyak 22 orang, terdiri dari 21 S-1 dan 1 S-2.

11. Sekolah Pascasarjana sebanyak 4 orang, terdiri dari 2 S-2 dan 2 S-3.

Secara keseluruhan, jumlah wisudawan periode ke-122 adalah 1.517 orang, dengan jumlah terbesar berasal dari program S-1 sebanyak 1.257 orang, kemudian S-2 sebanyak 140 orang, D-IV sebanyak 93 orang, dan S-3 sebanyak 27 orang. (DK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini