Pangdam V/Brawijaya Ucapkan Terima Kasih GP Ansor Dukung RUU TNI

0
5
Foto: (istimewa)

Lsatu.net, Surabaya – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menyebut kalau Gerakan Pemuda (GP) Ansor turut mendukung disahkannya Revisi Undang-Undang (RUU) TNI.

“Kami mewakili TNI di seantero Nusantara mengucapkan banyak terima kasih,” ujarnya di depan pululuhan ribu anggota Ansor dan Banser Jawa Timur (Jatim) saat Gelar Pasukan di depan Jatim Expo (JX) Surabaya, Minggu (13/4/2025)

“Dukungan ini sangat berarti dalam memperkuat profesionalisme dan modernisasi TNI dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya saat sambutan,” imbuh Rudy saat sambutan.

Rudy menegaskan kalau dukungan pengesahan RUU TNI akan dijadikan komitmen berkarya untuk bangsa dan negara. Ia mengaku bakal mengabdikan diri kepada rakyat. Menurutnya, TNI lahir dari rakyat dan kembali untuk rakyat.

Terpisah, Ketua Umum (Ketum) GP Ansor, Addin Jauharudin membenarkan bahwa memang Ansor mendukung RUU TNI. Sikap itu disampaikan jauh hari, tepatnya sehari sebelum disahkan oleh DPR RI.

“Ya memang satu hari sebelum keputusan sidang DPR, kita menyatakan sikap mendukung Revisi Undang-Undang TNI,” ucapnya.

Addin mengaku sudah membaca pasal-pasal dalam revisi tersebut. Menurut dia, hal seperti itu sudah biasa. Ia bahkan menyebut kalau tidak ada potensi dwifungsi yang dikhawatirkan banyak pihak.

“Ketakutan terhadap dwifungsi ABRI perlu ditinjau ulang, perlu dibaca pasal itu secara keseluruhan, bahwa ini bukan seperti Orde Baru. Orde Baru tentara punya parlemen, sekarang nggak. Dan saya kira kan kalau diatur lebih baik,” ujarnya.

Addin tak mempermasalahkan jika sampai sekarang masih ada demo penolakan terhadap RUU TNI. Karena aksi demonstrasi itu juga merupakan hak warga negara.

Terpenting, Ansor tetap bersikap mendukung RUU TNI. “Ya gak apa-apa, itu hak masyarakat, kan dijamin oleh undang-undang,” pungkas Addin.

Sebelumnya, sebanyak 20 ribu kader Ansor NU se- Jawa Timur akan mengikuti gelar pasukan apel bersama TNI di JX Internasional Surabaya pada Minggu, 13 April 2025. Kegiatan ini bagian dari rangkaian Syawal Fest sekaligus pelantikan Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim periode 2024–2028.

“Kita akan menggelar apel bersama yang akan dipimpin langsung oleh Pangdam V Brawijaya. Tema apel ini adalah Manunggal TNI-Ansor Bersama Rakyat Untuk Indonesia Emas 2045,” kata Ketua GP Ansor Jatim, Musaffa Safril, Sabtu (12/4/2025).

Safril mengatakan bahwa apel akan dilakukan secara kolaboratif dengan semua jajaran TNI, mulai TNI AD, TNI AL dan juga TNI AU. Kata dia, apel bersama ini menjadi simbol manunggal antara keluarga besar Ansor dan juga TNI.

“Apel bersama antara Ansor dengan TNI ini terakhir dilakukan pada zaman Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Setelah itu belum pernah ada lagi, dan apel bersama di Jatim ini merupakan yang kedua,” katanya.

Selain itu, pengguna jalan di Kota Surabaya diimbau untuk memperhatikan rekayasa lalu lintas. Sebab, acara yang akan digelar di JX International, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, itu ad penutupan jalan sementara.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, yang mungkin akan terganggu kelancaran lalu lintasnya karena kegiatan kami,” kata Musaffa.

Safril menjelaskan bahwa dalam acara tersebut akan dilaksanakan gelar pasukan apel, yang diikuti 20 ribu kader Ansor se- Jatim bersama semua unsur TNI, baik AD, AU dan AL. Apel bersama itu akan dilaksanakan sekitar pukul 14.00 WIB dan selesai sekitar pukul 17.00 WIB.

Sehingga frontage Jalan A Yani depan Jatim Expo akan ditutup sementara, karena akan digunakan sebagai lokasi apel tersebut. Penutupan jalan akan dilakukan dengan sistem buka tutup di jam-jam saat kegiatan tengah crowded, terutama saat apel.

“Sebab akan ada minimal 20 ribu kader GP Ansor yang bergabung dalam kegiatan itu akan sampai meluber ke jalan,” katanya.

Untuk itu, Safril mengimbau kepada masyarakat agar tidak memilih rute Jalan A Yani pada jam dan hari tersebut. Masyarakat bisa memilih memutar di Jalan Merr Surabaya.

“Sekali lagi, saya minta maaf, karena pada hari tersebut akan terjadi kemacetan. Penutupan jalan akan dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Sehingga masyarakat sementara bisa mengantisipasi terjadinya kemacetan saat acara berlangsung,” ujarnya.

Selain apel kader Ansor bersama TNI, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan berbagai agenda pendukung, seperti halal bihalal akbar keluarga besar Ansor se-Jatim, Gebyar UMKM yang melibatkan puluhan pelaku usaha kader Ansor, serta pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari TNI.

Tak hanya itu, masyarakat juga bisa menikmati layanan publik seperti pembuatan paspor oleh Imigrasi Tanjung Perak, serta informasi dan pelayanan seleksi masuk TNI yang difasilitasi oleh Kodam V/Brawijaya.

“Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai ruang kebersamaan yang inklusif dan bermanfaat, untuk semua lapisan masyarakat,” ucapnya.

Dalam kegiatan itu, Safril memastikan akan dihadiri sejumlah pejabat negara, seperti menteri hingga tokoh NU. Di antaranya adalah Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.

Kemudian Wakil Menteri Agama (Wamenag) R. Muhammad Syafi’i, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Ketum PBNU, Ketum PP GP Ansor, Kapolda Jatim, Gubernur Jatim, dan lainnya.

“Tema dalam kegiatan ini adalah Manunggal TNI-Ansor Bersama Rakyat Untuk Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini