Presiden Prabowo Grogi Pidato di Ribuan Emak-Emak Muslimat NU, Ingat Ibunya

0
14
Foto: (istimewa)

Lsatu.net, Surabaya – Presiden Prabowo Subianto mengaku grogi saat pidato di hadapan ribuan emak-emak yang sedang mengikuti kongres Muslimat NU ke-18 di Jatim Expo, Surabaya.

“Saya sebetulnya sudah sering memberikan pidato ceramah, tapi terus terang, saya sekarang agak grogi, ibu-ibu, emak-emaknya di sini banyak sekali,” ujarnya, Senin (10/2/2025).

Prabowo sekali lagi mengaku grogi, dia juga menyampaikan terima kasih kepada Muslimat NU. Menurutnya, kekuatan suatu bangsa, kehebatan suatu bangsa dibayar oleh darah putra-putra bangsa dan air mata ibu-ibu.

“Emak-emak ini yang menentukan bangsa, mengandung 9 bulan, begitu lahir diurus, lahirnya pun mempertaruhkan nyawa, membesarkan anak bertahun-tahun, sampai anak bisa jalan,” ucapnya.

“Emak-emak juga yang mengatakan anak berangkat sekolah, pulang kembali ke rumah, selanjutnya masak. Saya jadi teringat ibu saya,” imbuh Prabowo.

Prabowo juga mengucapkan selamat kepada Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, yang akan segera dilantik menjadi Gubernur Jatim periode kedua.

Prabowo percaya, Khofifah akan menjadi gubernur untuk seluruh masyarakat Jatim,  termasuk yang tidak memilihnya.

“Bu Khofifah ini adalah seorang tokoh yang luar biasa untuk Indonesia. seorang pemimpin daerah itu bisa tahu segalanya,” ujarnya.

“Bu Khofifah menguasai tentang pertanian, produksi berapa ton di kabupaten mana, produksi cabe beliau tahu, harga bawang merah beliau tahu, ini pemimpin luar biasa,” pungkas Prabowo.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa menambahkan, ada lebih dari 7 ribu anggota yang hadir dalam acara kongres Muslimat NU ke-18 ini.

“Mereka ini datang dari berbagai penjuru daerah di Indonesia, termasuk 10 pengurus cabang istimewa Muslimat NU luar negeri,” ucapnya.

Khofifah juga menjelaskan tentang tiga program nasional yaitu Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem (Mustika Mesem), Muslimat Cantik Sadar Lingkungan (Mustika Darling) dan Muslimat Cantik Sehat dan Bugar (Mustika Segar).

“Tiga program ini sudah dilaksanakan di sejumlah daerah. Misalnya, program Mustika Mesem yang merupakan program makan bergizi dari Muslimat NU untuk masyarakat yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem,” ujarnya.

“Sedangkan Program Mustika Darling adalah program edukasi untuk setiap anggota Muslimat NU peduli kebersihan. Misalnya, agenda pengajian yang tidak meninggalkan sampah,” tandas Khofifah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini