Surabaya Terbang Lebih Tinggi: Indonesia AirAsia Buka Pintu Langit Baru dari Kota Pahlawan

0
11
Foto: (istimewa)
Lsatu.net, Surabaya – Langit Surabaya sebentar lagi akan dipenuhi jejak-jejak baru dari sayap merah Indonesia AirAsia. Maskapai berbiaya hemat ini tak sekadar menambahkan rute penerbangan, tapi membuka jendela harapan baru: menuju Bangkok, Balikpapan, Berau, hingga Tarakan mulai Oktober 2025.

 

Bagi Indonesia AirAsia, Surabaya bukan hanya titik transit. Kota ini kini dinobatkan sebagai hub strategis, simbol dari denyut nadi konektivitas yang mengalir dari Jawa Timur ke wilayah timur nusantara dan bahkan lintas batas ke Asia.

“Surabaya memiliki potensi besar sebagai penghubung ke berbagai destinasi,” ujar Captain Achmad Sadikin Abdurachman, Plt. Direktur Utama Indonesia AirAsia, dalam nada penuh keyakinan, Sabtu (19/7/2025). “Rute ke Bangkok akan membuka akses ke jaringan internasional kami ke Tokyo, Seoul, hingga Shanghai,” imbuhnya.

Keputusan itu tidak datang tiba-tiba. Ia lahir dari impian panjang membangun konektivitas yang lebih manusiawi, lebih dekat ke masyarakat, dan lebih mampu menyentuh sisi emosional perjalanan bukan sekadar angka, jarak, dan waktu.

Captain Akhmad Maulana, Director of Flight Operations Indonesia AirAsia, menggambarkannya dengan lebih sederhana. “Surabaya adalah gerbang ke timur. Ini bukan akhir, tapi awal dari babak baru,” katanya lirih namun pasti.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun menyambut langkah ini dengan kehangatan. Gubernur Khofifah Indar Parawansa, melalui Kepala Dinas Perhubungan Nyono, menyampaikan rasa syukur atas pembukaan rute yang akan menyatukan jarak bukan hanya antarwilayah, tetapi antar harapan.

“Harapannya tidak hanya rute ini, tapi juga rute-rute lain,” ujar Nyono. Baginya, ini lebih dari sekadar penambahan jadwal penerbangan; ini adalah investasi pada masa depan.

Ia mengingatkan betapa besar peran Jawa Timur dalam mendukung lahirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di timur. “Kepentingan IKN nanti, sebagian besar akan lewat Jawa Timur. Kami siap men-supply kebutuhan ke timur, tapi ini harus dimulai dari sekarang,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Evy Afianasari, melihat lebih jauh dari sisi pariwisata. “Akses langsung ke Bangkok dan Kalimantan akan memperbesar peluang kunjungan ke destinasi unggulan Jawa Timur,” ujarnya.

Baginya, kehadiran rute baru adalah pintu menuju geliat baru: festival budaya, aroma kopi lereng Ijen, dan desir angin Pantai Papuma yang menanti langkah kaki para pelancong.

Angka-angka pun menyokong asa itu. Bangkok mencatat lebih dari 310 ribu penumpang dari Indonesia hanya dalam enam bulan pertama 2025. Dari Thailand saja, 41 ribu wisatawan telah menjelajah ke Nusantara. Dan kini, giliran Jawa Timur memanggil mereka pulang.

Tak hanya rute yang dibuka. Indonesia AirAsia juga menyematkan semangat melalui ajang lari internasional bertajuk AirAsia RedRun pada 20 Juli 2025. Dengan 1.500 pelari dari 12 negara dan 14 provinsi, sport tourism menjadi kendaraan untuk menjangkau lebih dari sekadar jarak tempuh: ia menyentuh hati.

Tiket sudah bisa dipesan melalui aplikasi airasia MOVE, situs resmi, atau agen perjalanan terdekat. Tapi lebih dari sekadar tiket, ini adalah undangan. Untuk menjelajah. Untuk pulang. Untuk menyapa dunia dari Surabaya yang kini tak sekadar menjadi kota, tetapi titik awal dari kisah baru.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini