15 Siswa SMP di Surabaya Positif Narkoba, BNNP Jatim Ungkap Fakta Mengejutkan

0
6
Foto: ilustrasi (istimewa)

Lsatu.net, Surabaya – Kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar kembali mencuat di Surabaya. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mengungkap 15 siswa SMP positif menggunakan narkoba setelah tes urine acak digelar di sebuah sekolah dekat kawasan Jalan Kunti, Semampir, Surabaya.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Budi Mulyanto menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan setelah timnya menggelar operasi di sejumlah bedeng di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi sekaligus penggunaan sabu.

“Kami berada pada satu lokasi SMP dan SMA yang berdekatan. Petugas kami mengambil sampling sekitar 50 siswa,” ujar Budi, Jumat (14/11/2025).

Dari pemeriksaan tersebut, 15 siswa SMP terdeteksi sebagai pengguna aktif narkotika. Temuan ini, kata Budi, menjadi peringatan keras bahwa paparan narkoba telah menjangkau anak usia sekolah. “Ini menunjukkan bahaya narkotika sudah masuk ke usia sangat rentan,” tegasnya.

Penanganan Libatkan Banyak Pihak

Budi menekankan bahwa penyelesaian persoalan narkoba di kawasan Jalan Kunti tidak bisa dilakukan sepihak. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, sekolah, orangtua, hingga masyarakat sekitar.

“Satu, kita tangani dulu anak-anak yang terpapar. Kedua, peran orangtua. Ketiga, lingkungan sekolah. Dan keempat, lingkungan masyarakat. Empat unsur ini harus bergerak bersama,” jelasnya.

Daya Rusak Sabu Capai Ratusan Orang

Budi turut mengingatkan besarnya dampak sabu bagi kesehatan dan lingkungan sosial. Ia menyebut, satu gram sabu dapat merusak enam hingga 10 orang.

“Jika Jalan Kunti menjadi pusat peredaran dan kami menemukan 400–600 gram sabu, maka daya rusaknya bisa mencapai 600 orang,” ujarnya.

Temuan 15 siswa positif narkoba ini menjadi alarm darurat bagi Surabaya untuk memperkuat pengawasan, pendampingan, serta tindakan pencegahan di lingkungan pendidikan dan wilayah rawan peredaran narkoba. (DK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini